Tampilkan postingan dengan label investasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label investasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Januari 2012

INVESTASI TERNAK KELINCI

INVESTASI TERNAK KELINCI

Assalammu'alaikum,... Salam Sejahtera,...!!!

Berikut kami sampaikan Penawaran Investasi Bisnis di Bidang Ternak Kelinci.

Mari bergabung bersama kami untuk ikut mensejahterakan tarap hidup perekonomian Desa, Niat tulus anda sangatlah mulia... betapa tidak...?!!! Setiap Dana yang anda tanamkan disini berarti anda ikut mensejahterakan kehidupan para petani berpenghasilan minim di kampung kami, dengan sistem plasma bermitra dengan petani Insya Allah bisa mnguntungkan semua pihak.

Berikut ilustrasi perhitungan Simple dan asal usulnya program ini saya jalankan... simak dengan seksama uraian dibawah ini;

Seiring banyaknya peminat untuk berinvestasi dan beternak Kelinci, Membuat kami gerah untuk menolak permintaan permintaan tersebut. Banyak pertanyaan yang masuk baik lewat email, telpon maupun sms,.... kemudian kami menyusun suatu program untuk mengurangi tingkat kerugian para peternak pemula yang ingin terjun langsung berinvestasi dalam usaha ternak kelinci.
"Mas berapa sih Modal untuk Beternak Kelinci?"...... "Mas berapa sih Harga Indukan Kelinci?"... "Mas aku pengen banget beternak tapi gimana memulainya?".... "Mas gimana sih cara ngurus Kelinci?"......    Wauw.... fantastis...!!!! pertanyaan begitu banyak... lalu apa Jalan Keluarnya....???....

Mari bergabung bersama kami, mari belajar bersama kami, yuk kursus jadi peternak rame rame.... sambil belajar bisa langsung menghasilkan uang....!! dalam waktu 3 bulan saya jamin anda bisa jadi peternak yang mandiri.... setelah 2x panen Insya Allah modal anda akan kembali dan bila anda ingin coba menjalankan usaha sendiri kami mempersilahkan anda untuk membawa indukan yg sudah anda beli sesuai nilai awal investasi anda.

Di kota manapun anda berada, barangsiapa yg sudah menjalin kerjasama ini bersama kami, maka anda adalah bagian dari networking kami, dan berhak mendapatkan promosi di web ini dan berhak memiliki nama (Branded Name "Taman Kelinci"),

Ayo...!!! siapa cepat dia dapat, dan anda yg pertama mempunyai taman kelinci di kota anda masing-masing, seperti halnya akan segera hadir "Taman kelinci Karawang" ... "Taman Kelinci Tanggerang" ... "Taman Kelinci Depok" ... Taman Kelinci KUDUS Jateng" ... Taman Kelinci KEDIRI Jatim"... "Taman Kelinci JOGJA" ... dan masih banyak lagi menyusul di seluruh kota di NUSANTARA.

Taman Kelinci Ciwidey siap menyediakan Lahan, kandang serta Bibit Unggul Kelinci sesuai dengan Jenis Kelinci yang anda inginkan....!!! UNTUK INVESTASI ANDA.  Nilai investasi bisa disesuaikan dengan kesiapan anda, seberapa besar Nominal uang  yang akan  anda tanamkan untuk modal usaha ini...

Yuk kita bahas bersama....!!! dengan sistem bagi hasil selama kursus beternak di tempat kami..... Berapa sih Modalnya Mas...?????

Baiklah kami menawarkan beberapa PAKET INVESTASI MAPAN (Masa Depan)

1. Paket MAPAN Utama Rp 25jt

Dengan Ilustrasi sebagai berikut: Dengan Modal Investasi Rp 25,000,000,-
Pembelian Bibit 100 ekor                  =  Rp 25,000,000,- ( 90ekor betina + 10ekor Jantan )
(Jenis Kelinci Pedaging)
==================================================================

Asumsi : 90 induk betina menghasilkan 6 ekor anak kelinci (hitungan pahitnya)
Masa Panen dalam 1Tahun adalah 5x, Masa Kehamilan Kelinci 30hari, Masa Pembesaran 3-4bln (untuk mencapai bobot minimal 2kg siap Jual).

Hitungan Pendapatan:
90 Induk x 6anak kelinci = 540 ekor x 2kg x Rp 20,000 = Rp 21,600,000,-
Rp 21,600,000 x 5kali panen = Rp 108,000,000,- Dalam 1Tahun

Pengeluaran:
Biaya Perawatan, Pakan, Vitamin, Obat-obatan & operasional Rp 2,500,000/bulan /100 ekor
Hanya 1x saja untuk 6bulan pertama.

Perhitungan Laba/Rugi dalam 1 Tahun pertama adalah :

Pendapatan 1 Tahun      = Rp 108,000,000,-
Pengeluaran 1 Tahun     = Rp  30,000,000,-
Laba                              = Rp  78,000,000,-

(Ilustrasi lebih detil kami paparkan dalam bentuk Budgeting Cost....!!!)

2. Paket MAPAN Sejahtera ( Rp 20 Jt )
    Ilustrasi Hitungan di kurangi 20% dari Utama. (80 Ekor Kelinci)

3. Paket MAPAN Bahagia ( Rp 15 Jt )
    Ilustrasi Hitungan di kurangi 40% dari Utama (60 Ekor Kelinci)

4. Paket MAPAN Ceria ( Rp 10 Jt )
    Ilustrasi Hitungan di kurangi 60% dari Utama (40 Ekor Kelinci)

5. Paket MAPAN Pemula ( Rp 5 Jt )

    Ilustrasi Hitungan di Kurangi 80% dari Utama (20 ekor Kelinci)

Catatan
* Lokasi peternakan ada di Kota Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung.
* Bisa survey Lokasi terlebih dahulu, untuk lebih meyakinkan.
* Konsep Peternakan "Taman Kelinci Ciwidey" bisa berfungsi sebagai tempat observasi, Pelatihan beternak, objek Wisata Edukasi, Menciptakan Lapangan Kerja, Peluang Usaha, Investasi bisnis, "investasi Suara"... dll,.

* Sistem bagi Hasil yang kami tawarkan adalah 65% untuk investor dan 35% untuk peternak.
* Jadi dalam kurun waktu 2x panen Modal Utama anda sudah kembali..!!!
* Jangka waktu 2x panen adalah 6 bulan.
* Masa kontrak 1tahun pertama dan bisa di perpanjang... (flexible)
* Total Investasi adalah Investasi pembelian Bibit + biaya Perawatan


Salam Ternak

Baraya Rabbit's

Breeder's & Consultant                                                                                                     

Taman Kelinci
Jl. Walini No. 18 RT 01 RW 31 Desa Rancaekek Wetan Kec. Rancaekek Kab. Bandung Jawa Barat
Phone : 087822028877
»»  Selengkapnya...

Mengintip Fulus dari si Pemakan Wortel


Dengan penampilannya yang imut dan menggemaskan, kelinci tak cuma menyenangkan digendong-gendong. ernak kecil itu juga bisa dijadikan komoditas komersial sebagai penghasil daging maupun satwa kesayangan. Usaha ternak kelinci biasanya diawali pelaku bisnis dari hobi. Yanti, salah satunya. Pemilik Riponti Rabbit, peternakan kelinci hias di Pangkalan Jati V, Jakarta Timur ini merasakan manfaat ganda antara menyalurkan kegemaran dan meraih keuntungan. Keduanya bisa berjalan, “Asalkan kelinci dikembangkan secara intensif dengan pemberian pakan dan perawatan yang benar dan tepat,” kata ibu kelahiran 1966 itu.
Demikian pula Sinto Syam, pemilik Istana Rabbit, peternakan kelinci di Bogor-Jabar. Dia berpendapat, prospek usaha peternakan kelinci cukup menjanjikan. Pasalnya,  nilai ekonomis kelinci cukup tinggi. Harga kelinci hias di pasaran lokal bermain pada kisaran Rp100 ribu hingga Rp500 ribu per pasang. Sementara anak kelinci konsumsi bisa laku dijual Rp30 ribu sepasang. Sedangkan setiap ekor kelinci konsumsi dewasa dihargai Rp20 ribu.

Modal Kecil
Saat berbincang dengan AGRINA, Yanti mengatakan usaha ternak kelinci hias akan balik modal dalam waktu 6 bulan sampai satu tahun. Skala peternakannya minimal 100 ekor kelinci betina dan 10 ekor kelinci jantan. Namun karena memulai bisnis pada 2005 dari hobi, ia hanya bermodalkan Rp500 ribu. Modal yang tak seberapa ini habis untuk membeli sepasang kelinci hias, biaya pembuatan kandang, dan penyediaan pakan.

Kini usaha Yanti sudah berkembang mencapai 30 ekor kelinci hias yang terdiri dari empat jenis, yaitu Lop, Dutch, Rex, dan Tan. Menurut pengamatan dia, maraknya usaha ternak kelinci baru berjalan satu dua terakhir. Saat ini Riponti Rabbit sudah mampu menjual anakan kelinci hias umur dua bulan sebanyak 3—5 pasang per bulan. Harga per pasang jenis Dutch dan Rex mencapai Rp60 ribu—Rp70 ribu, sedangkan Lop Rp150 ribu—Rp200 ribu. Sementara Tan masih belum dijual lantaran masih merupakan koleksi baru.
Di Istana Rabbit yang merangkap sebagai rumah tinggal seluas satu hektar, Sinto mengembangkan 15 jenis kelinci hias dan sejumlah ras kelinci lokal untuk konsumsi.

Mengenai perawatan kelinci, Yanti menilai mudah dan murah. Pihaknya hanya menganggarkan biaya pakan hijauan sebanyak Rp5.000 per hari untuk 30 ekor kelinci. Hijauan ini merupakan limbah dari pasar tradisional, seperti sisa sayuran termasuk wortel. Meski limbah, “Jangan beli yang sudah membusuk,” ia menyarankan. Pakan lainnya berupa rumput dan ubi-ubian.
Menu pakan kelinci rupanya tak hanya wortel seperti dalam dongeng anak-anak. Yanti juga memberikan pellet khusus khusus bagi kelinci yang dibelinya dengan harga Rp15 ribu per kilo. Seekor kelinci maksimal menghabiskan satu kilo per hari, sehingga untuk semua kelincinya ia menyediakan 25—30 kg pellet per bulan.
Ditambahkan mantan pegawai bank itu, setiap hari kelinci diberi makan dua kali, pagi hari dan menjelang malam. Jumlahnya minimal seperlima bobot badan kelinci. Hal penting lainnya adalah menjaga kelinci agar tidak mengalami dehidrasi dengan memberikan minum yang banyak.
Pengembangbiakan kelinci di tempat Sinto dilakukan secara sederhana. Kelinci diletakkan dalam kandang permanen. Setiap kandang terdiri dari satu pasang. Setelah induk kelinci bunting, dipindahkan ke kandang khusus sampai melahirkan. “Daur mulai dari birahi, bunting, dan menyusui hingga siap jual mencapai waktu sekitar empat bulan,” kata Sinto. Dalam satu periode, kelinci dapat melahirkan anak 5—8 ekor. Kelinci dapat dijadikan induk mulai umur 5 bulan hingga 3 tahun.
Kecuali pakan dan minum, kebersihan kandang harus dijaga dengan penyemprotan air setiap hari. Hal ini untuk menjaga agar kelinci tidak mudah terserang penyakit, seperti penyakit kulit dan diare.
»»  Selengkapnya...

Sabtu, 14 Januari 2012

Ternak Kelinci Hias

Tulisan ini kami persembahkan untuk para pemula yang ingin membudidayakan kelinci, semoga bermanfaat dan bisa meningkatkan taraf hidup perekonomian Masyarakat di seluruh INDONESIA.
Untuk keperluan Bibit hubungi saya Mufi di no 087822028877
Adapun yang  perlu  diperhatikan  dalam  usaha  ternak  kelinci  adalah  persiapan  lokasi yang sesuai, pembuatan kandang, penyediaan bibit dan penyediaan pakan.
1. Persiapan Sarana dan Perlengkapan.
 Fungsi kandang sebagai tempat berkembangbiak dengan suhu ideal 21 derajat C,   sirkulasi  udara  lancar,  lama  pencahayaan  ideal  12  jam  dan  melindungi ternak  dari  predator.  Menurut  kegunaan,  kandang  kelinci  dibedakan  menjadi kandang  induk.  Untuk  induk/kelinci  dewasa  atau  induk  dan  anak-anaknya, kandang  jantan,   khusus  untuk   pejantan   dengan   ukuran   lebih   besar   dan Kandang  
anak lepas sapih.  Untuk  menghindari  perkawinan  awal  kelompok  dilakukan  pemisahan  antara   jantan dan betina.
Kandang berukuran 200x70x70 cm tinggi alas 50 cm cukup untuk  12  ekor  betina/10 ekor  jantan.  Kandang  anak  (kotak  beranak)  ukuran 50x30x45 cm.
      Menurut bentuknya kandang kelinci dibagi menjadi:
1.  Kandang  sistem  postal,  tanpa  halaman  pengumbaran,  ditempatkan  dalamruangan dan cocok untuk kelinci muda.
  1. Kandang sistem ranch ; dilengkapi dengan halaman pengumbaran.
  2. Kandang battery;  mirip  sangkar  berderet  dimana  satu  sangkar  untuk  satu ekor dengan konstruksi Flatdech Battery (berjajar), Tier Battery (bertingkat), Pyramidal Battery (susun piramid). Perlengkapan kandang yang diperlukan adalah tempat pakan dan minum yang tahan pecah dan mudah dibersihkan.
    2. Pembibitan
Untuk syarat ternak tergantung dari tujuan utama pemeliharaan kelinci tersebut. Untuk tujuan  jenis Kelinci Hias maka jenis Angora,  Fuzzy Lop, Rex, Hotot, Dutch, Lyon, Himalayan merupakan kelinci yang cocok. Sedang untuk tujuan daging maka jenis New  Zealand Albino, Australian Pylon, Bigg Sable, Giant, Australian Unggul dan Flamish Giant merupakan kelinci yang cocok dipelihara.

 1) Pemilihan bibit dan calon induk Bila  peternakan  bertujuan  untuk  daging, 
     dipilih  jenis  kelinci  yang  berbobot badan  dan  tinggi  dengan  perdagingan 
     yang  baik,  sedangkan  untuk  tujuan bulu jelas memilih bibit-bibit  yang  punya
     potensi  genetik  pertumbuhan  bulu yang baik. Secara spesifik untuk keduanya
     harus punya sifat fertilitas tinggi, tidak mudah nervous, tidak cacat, mata bersih
     dan terawat, bulu tidak kusam, lincah/aktif bergerak.
 2) Perawatan Bibit dan calon induk Perawatan  bibit menentukan  kualitas  induk
     yang baik  pula, oleh  karena  itu perawatan utama yang perlu perhatian adalah
     emberian pakan yang cukup, pengaturan  dan  sanitasi  kandang  yang  baik  serta       mencegah  kandang  dari gangguan luar.
 3) Sistem Pemuliabiakan Untuk mendapat keturunan yang lebih baik dan
    mempertahankan sifat yang spesifik maka pembiakan dibedakan dalam 3 kategori
    yaitu:
a. In Breeding (silang dalam), untuk mempertahankan dan menonjolkan sifat
    spesifik misalnya bulu, proporsi daging.
b. Cross   Breeding   (silang   luar),   untuk
    mendapatkan    keturunan    lebih baik/menambah sifat-sifat unggul.
c. Pure    Line     Breeding    (silang    antara    bibit    murai),    untuk    mendapat bangsa/jenis baru yang diharapkan memiliki penampilan yang merupakan perpaduan 2 keunggulan bibit.
4) Reproduksi dan Perkawinan Kelinci  betina  segera  dikawinkan  ketika  mencapai
    dewasa  pada  umur  5 bulan  (betina  dan  jantan).  Bila  terlalu  muda  kesehatan
    terganggu  dan  dan mortalitas  anak  tinggi.  Bila  pejantan  pertama  kali
    mengawini,  sebaiknya kawinkan dengan betina yang sudah pernah beranak. Waktu
    kawin pagi/sore hari  di  kandang  pejantan  dan  biarkan  hingga  terjadi  2  kali
    perkawinan, setelah itu pejantan dipisahkan.
5) Proses Kelahiran Setelah perkawinan kelinci akan mengalami kebuntingan selama
    30-32 hari.
Kebuntingan pada kelinci dapat dideteksi dengan meraba perut kelinci
    betina 12-14 hari setelah perkawinan, bila terasa ada bola-bola kecil berarti terjadi
    kebuntingan.  Lima  hari  menjelang  kelahiran  induk  dipindah  ke  kandang
    beranak untuk memberi kesempatan menyiapkan  penghangat  dengan  cara
    merontokkan   bulunya.   Kelahiran   kelinci   yang   sering   terjadi   malam   hari
    dengan  kondisi  anak  lemah,  mata  tertutup  dan  tidak  berbulu.  Jumlah  anak
    yang dilahirkan bervariasi sekitar 6-10 ekor.


 3.  Pemeliharaan
  1) Sanitasi dan Tindakan Preventif Tempat   pemeliharaan   diusahakan   selalu  
      kering   agar   tidak   jadi   sarang penyakit. Tempat yang lembab dan basah
      menyebabkan kelinci mudah pilek dan terserang penyakit kulit.
 2) Pengontrolan Penyakit Kelinci  yang  terserang  penyakit  umumnya  punya  gejala
     lesu,  nafsu  makan turun,  suhu  badan  naik  dan  mata  sayu.  Bila  kelinci 
     menunjukkan  hal  ini segera dikarantinakan dan benda pencemar juga segera
     disingkirkan untuk mencegah wabah penyakit.
 3) Perawatan Ternak Penyapihan anak kelinci dilakukan setelah umur 7-8 minggu.
     Anak sapihan ditempatkan kandang tersendiri dengan isi 2-3 ekor/kandang dan
     disediakan pakan yang cukup dan berkualitas. Pemisahan berdasar kelamin perlu
     untuk mencegah   dewasa   yang   terlalu   dini.   Pengebirian   dapat   dilakukan
     saat menjelang   dewasa.   Umumnya   dilakukan   pada   kelinci   jantan   dengan
     membuang testisnya.
 4) Pemberian Pakan Jenis   pakan   yang   diberikan   meliputi   hijauan   meliputi 
     rumput   lapangan, rumput gajah, sayuran meliputi kol, sawi, kangkung, daun
     kacang, daun turi dan daun kacang panjang, biji-bijian/pakan penguat meliputi
     jagung, kacang hijau,  padi,  kacang  tanah,  sorghum,  dedak  dan  bungkil-
     bungkilan.  Untuk memenuhi  pakan  ini  perlu  pakan  tambahn  berupa
     konsentrat  yang  dapat dibeli di toko pakan ternak.  Pakan  dan  minum  diberikan       dipagi  hari  sekitar  pukul  10.00.  Kelinci  diberi pakan   dedak   yang   dicampur        sedikit   air.   Pukul   13.00   diberi   rumput sedikit/secukupnya  dan  pukul  18.00       rumput  diberikan  dalam  jumlah  yang lebih  banyak.  Pemberian  air  minum
      perlu  disediakan  di  kandang  untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya.  
 5) Pemeliharaan Kandang Lantai/alas kandang, tempat pakan dan minum, sisa pakan
     dan kotoran kelinci setiap  hari  harus  dibersihkan  untuk  menghindari  timbulnya        penyakit.  Sinar matahari  pagi  harus  masuk  ke  kandang  untuk  membunuh
      bibit  penyakit. Dinding   kandang   dicat   dengan   kapur/ter.   Kandang   bekas
      kelinci   sakit dibersihkan dengan kreolin/lysol.

 4. Hama dan Penyakit
 1.. Bisul Penyebab:    terjadinya    pengumpulan    darah    kotor    di    bawah  kulit. Pengendalian:   pembedahan   dan   pengeluaran   darah   kotor  selanjutnya diberi Jodium.
  1. Kudis Penyebab:  Darcoptes  scabiei.  Gejala:  ditandai  dengan  koreng  di        tubuh. Pengendalian: dengan antibiotik salep. 
  2. Eksim Penyebab: kotoran yang menempel di kulit. Pengendalian: menggunakan       salep/bedak Salicyl.
  3. Penyakit telinga Penyebab: kutu. Pengendalian: meneteskan minyak nabati.
  4. Penyakit kulit kepala Penyebab:     jamur.    Gejala:     timbul     semacam sisik pada  kepala. Pengendalian: dengan bubuk belerang.
  5. Penyakit mata Penyebab:   bakteri   dan   debu.   Gejala:   mata   basah dan berair terus. Pengendalian: dengan salep mata.
  6. Mastitis Penyebab:   susu   yang   keluar   sedikit/tak   dapat   keluar. Gejala: puting mengeras dan panas bila dipegang. Pengendalian: dengan tidak menyapih anak terlalu mendadak.
  7. Pilek Penyebab: virus.Gejala: hidung berair terus.  Pengendalian: penyemprotan antiseptik pada hidung.
  8. Radang paru-paru Penyebab: bakteri Pasteurella multocida. Gejala: napas sesak, mata dan telinga kebiruan. Pengendalian: diberi minum Sul-Q-nox.
  9. Berak darah Penyebab:  protozoa  Eimeira.  Gejala:  nafsu  makan  hilang,  tubuh       kurus, perut    membesar    dan    mencret    darah.    Pengendalian:  diberi  minum sulfaquinxalin dosis 12 ml dalam 1 liter air.
Pada  umumnya  pencegahan  dan  pengendalianhama  dan  penyakit  dilakukan dengan  menjaga   kebersihan   lingkungan   kandang,   pemberian   pakan   yang sesuai  dan memenuhi  gizi  dan  penyingkiran  sesegera  mungkin  ternak  yang sakit.
Salam kelinci hias.
Dikutip dari:” iptek.apjii/peternakan kelinci/pemda”

»»  Selengkapnya...